Senin, 29 Oktober 2012

Contoh Profesi Hasil Dari Pendidikan Umum


Profesi Guru Bahasa Inggris

            Pelaksanaan pendidikan nasiaonal berlandaskan kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Pendidikan asional berfungsi untuk mengembangakan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermanfaat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia ang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yanga Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.
            Profesi guru dapat dengan mudah ditemui di sekeliling kita, adapun tugas utamanya tentu mengajar anak didiknya, pengajarannya mengacu pada kurikulum dan silabus yang sudah ditetapkan sebelumnya baik dari dinas pendidikan di pemerintah pusat, daerah, ataupun dari sekolah itu sendiri yang bertujuan agar anak didiknya mencapai tingkatan pendidikan yang baik sesuai dengan standar kurikulum dan silabus.
            Demikian profesi guru secara sederhana, namun untuk mencapai pada tingkatan guru secara profesional seperti itu perlu melewati sekolah tinggi atau universitas khusus mencetak guru. Di Indonesia sendiri salah satunya seperti yang sudah dikenal dengan nama Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan yang sudah ada sejak tahun 1964, atau juga Universitas Terbuka yang didirikan tahun 1984.
            Salah satu yang bisa disebutkan sebagai contoh adalah profesi Guru bahasa inggris. Menurut pendidikan umum yang dianut di Indonesia bahwa setiap institusi/bagian pendidikan harus memenuhi tri dharma perguruan tinggi (pendidikan): 1. Pendidikan; 2. Penelitian; 3. Pengabdian masyarakat. Sebagai profesi guru bahasa inggris tentunya juga harus memenuhi tri dharma pendidikan tersebut.
            Guru bahasa inggris di dalam perkuliahannya di universitas atau sekolah tinggi dibekali dengan mata kuliah pedagogik, didaktik, filosofi pendidikan dan tentunya ilmu bahasa inggris itu sendiri. Berbekal mata kuliah tersebut maka sebagai Guru bahasa inggris ditantang untuk mempersiapkan tri dharma yang pertama yaitu pendidikan. Pendidikan yang digunakan untuk mendidik, mengajar, sebagai usaha untuk transfer ilmu, melanjutkan pengetahuan yang dimilikinya kepada orang lain, kepada anak didiknya dengan cara dan metode yang baik sehingga mudah diserap dan diterapkan. Pendidikan dan pengajaran yang baik yang diharapkan datang dari seorang guru bahasa inggris adalah cara pengajaran yang menyenangkan sehingga secara tidak sadar anak didiknya belajar dengan spontan, bisa dengan permainan kata, membuat puisi atau dengan “Friday is English day”.
            Pemenuhan tri dharma yang kedua, Penelitian. Guru bahasa inggris tentunya juga melakukan penelitian dan pengembangan atas dasar keilmuan yang dimilikinya, hal ini bisa tercermin dari perhatian guru kepada sikap dan tanggapan anak didiknya atas pendidikan yang diterimanya, pendekatan akan lebih mudah untuk anak didik yang memang menyenangi bahasa inggris, namun akan menjadi sulit jika anak didik tersebut kurang menyukai bahasa inggris. Penelitian wajib dilakukan, apakah cara ajar yang harus diubah, urutan materi ajar yang lebih banyak dalam bentuk permainan, atau dengan menerapkan sistem “reward and gift” untuk mengganti sistem “reward and punishment”, penelitian dan pengembangan pengajaran ini semata-mata demi kebaikan dan pencapaian keberhasilan dari proses pendidikan dan pengajaran.
            Pengabdian masyarakat, sebagai tri dharma yang ketiga ini, Guru bahasa inggris juga diharapkan mampu memberikan pengaruh yang baik kepada masyarakat luas atas keilmuan yang dimilikinya. Apa yang disampaikan dari gurunya akan dibawa ke rumah oleh anak didiknya dan akan menyampaikan apa yang didapat di kelas, diceritakan kepada ibunya, ayahnya, adiknya atau teman-temannya. anak didik biasanya akan secara persis menyampaikan ilmu bahasa inggrisnya sesuai apa yang diberikan dari gurunya. Disinilah titik keberhasilan sesungguhnya dari sang guru, anak didik secara tak sadar selain sudah menyerap ilmu dengan baik juga menyampaikan ilmunya lagi kepada orang lain dan memberikan manfaat pada masyarakat, begitu seterusnya.
            Dalam kenyataannya profesi Guru bahasa inggris sama seperti profesi dokter, tidak bisa sekali diberi resep atau obat dan si sakit langsung sembuh dan sehat, dokter yang baik memberikan resep atau obat, dan reaksi sehatnya baru setelah seminggu atau sebulan. Sedangkan sebagai profesi guru bahasa inggris lebih lama lagi untuk mendapat hasilnya bisa hitungan tahun atau puluhan tahun. Bahkan dalam keadaan tertentu sang guru sudah lupa dan tidak sadar jika salah satu anak didiknya kelak di kemudian hari sudah menjadi penerjemah bahasa inggris di kepresidenan atau sebagai konsulat/diplomat di London, Inggris. Keberhasilan anak didiknya bisa sampai di posisi tersebut tentu tidak lepas bagaimana dulu guru bahasa inggrisnya memberi dasar-dasar pendidikan bahasa inggris kepada anak didiknya dengan baik.


2 September 2012
Cicih Mintarsih
Kurikulum:

Silabus:

Tri dharma perguruan tinggi:

Pedagogik:

Didaktik:

Filosofi pendidikan:

Friday is English day:

Reward and punishment:

Konsulat diplomatik:

Sumber lainnya:

4 Komentar:

Pada 19 September 2013 04.21 , Blogger Dimas Yulianto mengatakan...

aku suka baca blog ini...ha ha ha

 
Pada 19 September 2013 18.28 , Blogger Cicih Mintarsih mengatakan...

Dimas....ko bisa nyasar ke bloog saya kamu???

 
Pada 21 September 2013 08.38 , Blogger Dimas Yulianto mengatakan...

biasa Cih lagi surfing....

 
Pada 21 September 2013 08.41 , Blogger Dimas Yulianto mengatakan...

biasa Cih lagi surfing....

 

Poskan Komentar

Berlangganan Poskan Komentar [Atom]

<< Beranda